Menurut situs janganbugildepankamera.org pada tahun 2006 di Indonesia disinyalir terdapat 500 lebih cuplikan film porno yang menggambarkan hubungan badan yang dibuat dengan menggunakan Handphone dan Video Kamera. Ini artinya dalam sebulan rata-rata diproduksi sebanyak 42 film porno, atau dalam sehari dihasilkan satu sampai dua film porno baru. Mencengangkan bukan? 90% adegan cuplikan film porno dilakukan oleh anak SMA dan mahasiswa . 8%nya berasal dari rekaman prostitusi, para pejabat negara dan pemerintah (DPR dan Pegawai Negeri). 2%nya adalah cuplikan kamera pengintai yang mengambil gambar para wanita-wanita muda yang sedang bugil tanpa sadar di toilet ataupun di kamar hotel. Angka tersebut terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Fenomena ini tentu sangat mengkhawatirkan.
Adalah tugas kita bersama untuk mengerem laju tumbuhnya video-video porno tersebut di negeri ini. Seruan untuk tidak bugil di depan kamera perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Anda setuju?



Blog baru ….. salam kenal
aku suka takut kalo lg di kmr mandi hotel, takut ada hidden cam-nya
setujuuuuu, hapuskan kamera… lho…:p
@all: salam kenal buat semuanya, thanks sudah ngasih comment
gpp bugil didepan kameran, yg penting jgn diambil gambarnya aja… bener gak ????
http://www.errina.co.cc
@errina: bener deh…
berdosakah.. seandainya foto itu diambil tanpa sepengetahuan si “pemilik” misal di toilet dlsb.
Seandainya ada yg demikian, harapanku masyarakat jangan menghukum… cuma kita mesti hati2 di tempat umum.
pertanyaan selanjutnya: bagaimana mensikapi “pencuri” itu?
@fathcity
setuju mbak, sekarang kita memang harus lebih hati-hati berada di fasilitas umum.
buat ‘pencuri’, hukum memang harus ditegakkan, biar ‘pencuri’ tsb jera.
Menggapai Pelangi
Fath WS
Setia menghitung hari menanti gerimis, agar kegalauan jiwa kian sirna..
Kupesan pada setiap waktu, agar harapan dan harapan menjelma..
Satu kata kupersembahkan, kaku dua kata, tiga kata …….dan terus kukirim dan kupersembahkan beratus-ratus kata hingga tercipta satu nuansa yang mampu menyejukkan jiwa.
Tanpa lelah, kunanti gerimis … lalu kuberlari mencapai ketinggian untuk menggapai pelangi yang terlukis dalam sorot jiwa putih.
Kupandang lekat..kugapai.. kaku kusemayamkan pada reling hati biru….hingga berseri bagai pelangi.
Usai gerimis, kulihat ada dua pelangi dalam dua jiwa, tersenyum mesra dalam rengkuhan-Nya.
Semarang dalam pengembaraan,
15 Januari 2009
Kupalingkan Wajahku
Fath WS
Melafal namamu kian menggetarkan aura..
Mendengar nadimu, ada asa menghentak ruang batin tanpa jeda..
Mendengar nadamu, menutup semua kata yang telah berbaris sekian lama..
Memandang sorot matamu, tak kutemukan jawab atas beribu tanda tanya..
Keubelai rambutmu, ada satu rasa yang tak mampu kutinggalkan,
Kupejamkan mata dan kutanyakan apa yang seharusnya kulakukan, namun kutaktemukan satu kepastian,
Lalu kupalingkan wajahku untuk membersihkan semua keraguan.
Magelang-Semarang,
2-15 Januari 2009