Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘eksekusi mati’

Eksekusi Amrozi Cs dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sebelum 15 November 2008. Hangat-hangatnya kabar eksekusi, muncul pula situs surat kaleng yang mengancam pejabat negara. Siapa mau percaya?

Situs surat kaleng itu beralamat di Foznawarabbilkakbah.com. Blog Prisoner of Joy dan Ajaran adalah yang pertama kali –sejak 26 Oktober 2008– mengungkap keberadaan situs itu sebagai surat wasiat dari tiga terpidana mati kasus Bom Bali.

Ketika itu diisukan bahwa situs Departemen Komunikasi dan Informatika telah dibobol dan tampilannya berganti halaman surat wasiat para terpidana mati. Namun kebanyakan kalangan menganggap kabar pembobolan itu hanya isapan jempol belaka.

Dalam surat itu, beberapa pejabat negara disebut-sebut. Mulai dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla hingga Hendarman. Selain itu ada jga nama Hasyim Muzadi yang dianggap menjual Nahdlatul Ulama. Semua tokoh yang disebutkan konon layak dibunuh.

Tampilan situs itu boleh dibilang keren. ‘Surat wasiat’ para terpidana tampil di latar kertas warna buram, lengkap dengan watermark kitab suci dan senjata otomatis.

Bahkan, demi menjaga kesan keasliannya, situs itu menampilkan juga dua naskah yang konon adalah asli tulisan tangan para terpidana. Naskah yang diberi stempel ‘Original’ a la film-film Hollywood itu ditulis dalam aksara arab dan bahasa inggris.

Data pendaftaran situs Foznawarabbilkakbah.com yang diakses detikINET pada Selasa (4/11/2008) menunjukkan bahwa data domain ini disembunyikan lewat jasa ContactPrivacy.com. Agaknya sang pembuat memang tak mau alamatnya diketahui oleh siapapun.

Beberapa hal lain juga menguatkan kecurigaan akan adanya rekayasa di balik munculnya situs Foznawarabbilkakbah.com. Selain tampilannya yang ‘terlalu rapih’, munculnya situs ini sangat pas dengan momentum eksekusi mati para terpidana bom bali.

Jika ditilik dengan akal sehat, ada baiknya masyarakat tidak panik dan termakan kabar tersebut. Sedangkan aparat yang berwajib tentu sudah menjadi bagian dari tugas mereka untuk menyelidikinya, terlepas dari ancaman itu isapan jempol atau bukan.

sumber: detik.com

Iklan

Read Full Post »