Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘pendidikan’

Program D1 segera akan dimulai pada tgl 2 Juni 2008 dengan jumlah mahasiswa D1 sebanyak 254 orang
Program DIV tahun ini akan menerima 8-9 kelas @35-40 orang (sekitar 300 orang).

STIS pada tahun akademik 2008/2009 menerima mahasiswa baru ikatan dinas (ID) dan Tugas Belajar (TB) instansi dengan persyaratan sebagai berikut:
(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

BAHASA INGGRIS: Kegiatan belajar mahasiswa program double degree menggunakan pengantar bahasa Inggris.

PROGRAM double degree makin banyak dan makin diminati masyarakat. Program ini memberikan beberapa keuntungan yang tidak didapatkan pada program lain. Salah satu keuntungan yang paling utama adalah dengan mengikuti program ini, mahasiswa bisa sekaligus mendapatkan dua gelar dengan sekali waktu studi.

Gelar pertama diberikan universitas dari dalam negeri tempat dia berasal dan gelar kedua dari universitas luar negeri yang jadi tujuan mereka. Dengan dua gelar ini, peluang untuk memenangkan kompetisi di era global semakin besar. Keuntungan kedua adalah mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki cukup kesempatan untuk menyesuaikan diri sebelum mengikuti kuliah di universitas tujuan di luar negeri.

Penyesuaian itu setidaknya pada dua wilayah. Pertama, penyesuaian untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Umumnya, saat masih kuliah di dalam negeri, beberapa kuliah diberikan dengan pengantar bahasa Inggris. Kedua penyesuaian dengan iklim akademis. Saat masih di Indonesia, kuliah sengaja dimampatkan agar para mahasiswa tidak terkejut dengan padatnya kuliah di luar negeri.

Ketiga, keuntungan dari segi waktu. Pada program double degree, jadwal kuliah sengaja dipadatkan. Dengan pemampatan itu, otomatis waktu kuliah jadi lebih pendek. Selain itu, para mahasiswa program ini tidak menjalani masa kuliah yang normal untuk mendapatkan gelar dari dua universitas yang berbeda dari dalam dan luar negeri. Keuntungan keempat dari segi biaya.

Dengan program ini, para mahasiswa bisa berhemat setidaknya sampai 40% dari biaya total jika mereka memulai sejak awal kuliah di luar negeri. Penghematan biaya itu didapatkan karena mereka menghabiskan hampir separuh masa kuliah double degree di Indonesia sehingga biaya hidup relatif lebih rendah. (helmi firdaus)

sumber: seputar-indonesia.com, 23 mei 2008

Read Full Post »