Feeds:
Pos
Komentar

toto abdul fatah

ABSTRAK

Data finansial seperti cadangan devisa, nilai tukar, maupun tingkat suku bunga mempunyai karakteristik tersendiri dibandingkan data deret waktu pada umumnya, yaitu menunjukan volatilitas yang tinggi mengikuti periode waktu, ragam untuk data jangka waktu yang panjang adalah konstan akan tetapi terdapat beberapa periode dimana ragam data relatif tinggi. Keadaan ini disebut conditionally heteroskedastic. Jika terdeteksi adanya conditionally heteroskedastic maka model autoregressive moving average (ARMA) tidak tepat lagi digunakan. Model deret waktu yang mengakomodir adanya heteroskedastic adalah ARCH (Autoregressive Conditional Heteroscedasticity)/GARCH (General Autoregressive Conditional Heteroscedasticity) .

Variabel-variabel ekonomi pada umumnya nonstasioner dan mempunyai sifat kointegrasi, maka model yang dibentuk harus dapat mengatasi dan mencerminkan sifat tersebut. Model VAR (Vector Autoregression) menjadi salah satu alternatif pemecahannya.

Penelitian ini menggunakan lima variabel makro ekonomi. Kelima Variabel tersebut yakni cadangan devisa, nilai tukar rupiah terhadap USD, tingkat suku bunga, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan neto ekspor.

Metodologi yang digunakan dimulai dengan metode ARCH/GARCH yang fungsinya untuk melihat ada tidaknya volatilitas dari masing-masing variabel yang diteliti. Selanjutnya dengan metode VAR akan dilihat pengaruh volatilitas dari variabe nilai tukar, suku bunga, IHSG dan neto ekspor terhadap volatilitas cadangan devisa. Model VAR yang diperoleh tersebut akan digunakan untuk uji berikutnya yaitu uji kointegrasi Johansen untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka panjang dan Vector Error Correction Mechanism (VECM) untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka pendek.

Dari hasil pengolahan tahap awal diperoleh bahwa varaiabel-variabel yang terdeteksi adanya ARCH/GARCH adalah variabel cadangan devisa, IHSG, nilai tukar, dan neto ekspor. Sedangkan variabel tingkat suku bunga tidak menunjukkan gejala adanya heteroskedastisitas dalam series datanya.

Kata kunci: ARCH/GARCH, cadangan devisa, IHSG, neto ekspor, nilai tukar, tingkat suku bunga, uji kointegrasi, volatilitas, VAR, VECM

barack_obama_11Meski namanya baru dikenal publik Amerika Serikat (AS) sekitar 2 tahun lalu, namun kehadirannya sudah mampu menandingi pesaing lainnya dalam kancah kandidat presiden AS. Barack Obama dikenal sebagai seorang sosok politisi yang senang berkomunikasi baik langsung maupun tidak dengan warga AS. Beliau seringkali menuangkan isi pikiran, pendapat serta ide-ide barunya yang dikemas dalam sebuah audiofile podcasting yang selalu bisa diakses oleh publik di seluruh dunia. Suaranya yang bersahaja dan ramah mengesankan seolah-olah beliau sedang berbicara langsung secara personal kepada para pendengarnya. Hal ini tentunya patut dijadikan sebuah keuntungan yang belum tentu dimiliki oleh setiap politisi dimanapun.

Baru-baru ini, Obama juga menggelar sebuah orasi, sebuah kegiatan yang sering beliau lakukan dan berorasi memang suatu kehandalan yang dimilikinya. Orasinya kali ini dilakukan di sebuah taman di Nevada pada waktu siang hari. Walaupun teriknya matahari terasa sungguh menyengat siang itu, namun tidak ada satu orang pun yang malah sibuk mencari tempat teduh di taman tersebut. Semua pengunjung taman tampak terkesima dengan orasi yang disampaikan Obama siang itu. Tidak ada satupun kandidat presiden AS lainnya yang mampu mengumpulkan begitu banyak orang yang bersemangat ingin mendengarkan orasi seorang politisi. Beberapa pengunjung yakin bahwa ”dialah orang yang ditunggu-tunggu Amerika”. Salah seorang pengunjung taman yang kebetulan juga seorang penggemar Obama, Michelle, pernah menuliskan pesan di situs web-nya Obama. Pesannya adalah bahwa ia berharap akan ada peraturan yang menyulitkan orang-orang yang berpenyakit mental dalam memperoleh/membeli senapan. Tidak lama kemudian, Obama membuat usulan yang sama persis. Michelle beranggapan bahwa usulan yang dibuatnyalah yang menginspirasi Obama. Namun orang lain beranggapan bahwa usulan Obama semata hanya karena kasus penembak yang membunuh 32 orang di Virginia beberapa waktu lalu.

Siapakah Obama sebenarnya? Ia mengaku dirinya adalah anak dari ayahnya yang berdarah Kenya yang kesehariannya menggembala kambing. Suatu masa, ayahnya mendapat beasiswa untuk belajar di AS, dimana ia akhirnya menikah dengan seorang wanita berkulit putih dari Kansas. Walaupun orang tuanya tidak kaya, tapi mereka berhasil menyekolahkan anaknya di Harvard.

Sekarang ini, mungkin kulit hitamnya bisa membantu posisinya dalam pemilu presiden nanti. Beberapa generasi lalu, hal ini justru akan merugikan dan bahkan fatal bagi dirinya. Namun kini, masyarakat kulit putih AS justru menilai hal ini sebagai tanda optimistik dari fron rasial. Banyak diantara mereka akan memilih presiden berkulit hitam dan menunjukkan pada dunia, dan diri mereka sendiri, bahwa kulit hitam bukanlah pecundang. Beberapa juga berpendapat bahwa, ”Saatnya telah tiba. Sejauh ini hanya ada pria kulit putih dari kalangan kelas atas.”

Keadaan sekarang ini tentunya merupakan sebuah kesempatan dan keuntungan yang harus diraih oleh Obama. Meski beberapa masyarakat kulit hitam masih meragukan posisi Obama “di kalangan kulit hitam”, karena nenek moyangnya tidak dibawa ke AS sebagai budak dan beliau juga tidak memegang peran dalam gerakan memperjuangkan hak-hak sipil. Menanggapi ini, Obama berkata bahwa dirinya telah banyak berjuang melawan isu rasial. Dalam otobiografinya, beliau ingat akan masa kecilnya dimana seorang kulit hitam telah disiksa dengan menggunakan racun kimia untuk memutihkan kulitnya. Beliau juga pernah menonjok seseorang yang menghinanya dan mengejeknya. Namun sebagai seorang yang berpikiran secara dewasa, dirinya memilih untuk menempuh jalan konsiliasi dibanding konflik.

Meski demikian, mampukah karisma Obama memenangkan dirinya dalam nominasi presiden nantinya? Menurut jajak pendapat, mungkin tidak. Obama tetap belum bisa menyamakan kedudukan dengan organisasinya Hillary Clinton. Obama masih tertinggal sekitar 10 poin di jajak pendapat nasional. Namun, Obama berhasil menggalang dana lebih besar daripada Clinton pada kwartal pertama tahun ini. Jajak pendapat lainnya mengatakan bahwa Obama memiliki kesempatan yang lebih baik dibanding Clinton dalam mengalahkan kandidat papan atas dari Partai Republik, seperti Rudy Giuliani dan John McCain. Jelas, Obama tetap harus dianggap sebagai kandidat yang berpotensi.

Posisinya mengenai perang Irak sangat jelas. Sedikit berbeda dari lawan utamanya, sejak awal, Obama jelas mengatakan tidak setuju dengan perang Irak. Berbicara mengenai kebijakan luar negeri, dirinya bersikap ambisius dan idealistik. Secara gamblang beliau berkata bahwa posisi sebagai pemimpin bagi dunia bebas ini terbuka lebar dan dia ingin menempati posisi tersebut. Obama ingin bekerja dengan Rusia untuk mengamankan bahan-bahan nuklir, pada saat bersamaan mendorong demokrasi dan transparansi di sana. Beliau juga ingin memperkuat NATO, membangun aliansi baru di Asia, menghentikan genosida di Darfur, memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah, dan membantu negara-negara miskin membangun ekonomi pasar yang berfungsi. Obama tidak berbicara banyak mengenai ekonomi. Ia hanya ingin mengalokasikan dana yang lebih besar untuk sekolah, subsidi kesehatan, dan kepentingan veteran.

Sumber:

forum-politisi.org

The Economist

http://www.barackobama.com/

Eksekusi Amrozi Cs dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sebelum 15 November 2008. Hangat-hangatnya kabar eksekusi, muncul pula situs surat kaleng yang mengancam pejabat negara. Siapa mau percaya?

Situs surat kaleng itu beralamat di Foznawarabbilkakbah.com. Blog Prisoner of Joy dan Ajaran adalah yang pertama kali –sejak 26 Oktober 2008– mengungkap keberadaan situs itu sebagai surat wasiat dari tiga terpidana mati kasus Bom Bali.

Ketika itu diisukan bahwa situs Departemen Komunikasi dan Informatika telah dibobol dan tampilannya berganti halaman surat wasiat para terpidana mati. Namun kebanyakan kalangan menganggap kabar pembobolan itu hanya isapan jempol belaka.

Dalam surat itu, beberapa pejabat negara disebut-sebut. Mulai dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla hingga Hendarman. Selain itu ada jga nama Hasyim Muzadi yang dianggap menjual Nahdlatul Ulama. Semua tokoh yang disebutkan konon layak dibunuh.

Tampilan situs itu boleh dibilang keren. ‘Surat wasiat’ para terpidana tampil di latar kertas warna buram, lengkap dengan watermark kitab suci dan senjata otomatis.

Bahkan, demi menjaga kesan keasliannya, situs itu menampilkan juga dua naskah yang konon adalah asli tulisan tangan para terpidana. Naskah yang diberi stempel ‘Original’ a la film-film Hollywood itu ditulis dalam aksara arab dan bahasa inggris.

Data pendaftaran situs Foznawarabbilkakbah.com yang diakses detikINET pada Selasa (4/11/2008) menunjukkan bahwa data domain ini disembunyikan lewat jasa ContactPrivacy.com. Agaknya sang pembuat memang tak mau alamatnya diketahui oleh siapapun.

Beberapa hal lain juga menguatkan kecurigaan akan adanya rekayasa di balik munculnya situs Foznawarabbilkakbah.com. Selain tampilannya yang ‘terlalu rapih’, munculnya situs ini sangat pas dengan momentum eksekusi mati para terpidana bom bali.

Jika ditilik dengan akal sehat, ada baiknya masyarakat tidak panik dan termakan kabar tersebut. Sedangkan aparat yang berwajib tentu sudah menjadi bagian dari tugas mereka untuk menyelidikinya, terlepas dari ancaman itu isapan jempol atau bukan.

sumber: detik.com

Judul Buku: Muhammad SAW dan Karl Marx tentang Masyarakat tanpa Kelas
Penulis: Munir Che Anam
Penerbit: Pustaka Pelajar, Jogjakarta
Cetakan: Maret 2008
Tebal: xx + 289 Halaman

Ludwig Wittgenstein melihat hubungan realitas dan bahasa ini menjadi dua macam, yaitu proposisi dan proposisi elementer. Proposisi elementer ini adalah nama-nama yang menunjuk pada objek tertentu dalam realitas. Ia tidak memiliki makna apa pun. Tidak menunjukkan apa pun, sehingga ia tidak bisa berbicara benar atau salah. Yang memiliki makna hanyalah proposisi karena ia merupakan gambaran dari realitas, model dari kenyataan yang dibayangkan.

Bahasa sebagai salah satu alat dan medium transformatif bisa dimasukkan dalam bagian dari contoh bagaimana proposisi elementer tidak punya kuasa memberikan makna terhadap realitas. Sebab, bahasa hanya menjadi medium untuk menunjukkan adanya sebuah objek dalam realitas. Hal ini juga tidak jauh berbeda dengan konsep ide Plato dalam pemikiran filsafatnya. Dalam konteks ini, Plato mengatakan, yang hakikat tidak terletak pada realitas. Tetapi, ada dalam dunia ide.

Lanjut Baca »

Mencari Tuhan di Google

Di zaman yang penuh sesak dengan teknologi seperti saat ini, kemana lagi kita harus mencari Tuhan? Apakah Tuhan bersembunyi di balik desingan kabel komputer, atau Dia tersimpan dengan rapat di flashdisk 4 gigabyte, atau mungkin Tuhan terselip di tengah milyaran situs di dalam jejaring internet? Bagaimana jika kita tanya saja kepada mbah Google?

Lanjut Baca »

ROMA, SELASA – Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menekankan bahwa negara Israel akan musnah. Setibanya di Roma, Ahmadinejad menerangkan Israel akan musnah dengan atau tanpa keterlibatan Iran.

Kritik keras anti-Israel kembali disampaikan Mahmoud Ahmadinejad dalam sebuah konferensi pers di tengah berlangsungnya konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas krisis pangan dunia. Sementara Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni menghendaki masyarakat internasional agar tetap menekan Iran dan membuka opsi aksi militer untuk mencegah Teheran mengembangkan persenjataan nuklir.

Lanjut Baca »

JAKARTA, SELASA – Front Pembela Islam (FPI) menyampaikan protes atas dimuatnya foto Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman di halaman 1 Koran Tempo, Selasa (3/6). Dalam foto itu, Munarman tengah mencekik seorang laki-laki saat terjadi insiden di Monas hari Minggu (1/6) lalu. Laki-laki itu disebut sebagai salah satu anggota AKKBB yang melakukan aksi.  Munarman mengklarifikasi, laki-laki berkaus hitam itu adalah anggota laskarnya bernama Ucok Nasrulloh. Terkait pemberitaan ini Munarman berniat menggugat Koran Tempo.
Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.